Sendiri
tawa canda yang selalu menghiasi hari-hari
seakan kebahagiaan selalu berpihak dalam nasib
yang beruntung
semua langkah dalam setiap hembus nafas terukir
indah
membuat jejak-jejak sejarah perjalanan hidup
mentari tak pandai menyejukan rasa panas
rembulan tak pandai memecahkan kesunyian
bintang-bintang tak mampu hadir temani mentari
dan awan biru tak mampu hadir temani rembulan
berjalan dalam negeri khayalan sempurna
berlari jauh menepis realita
mengunci hati dalam logika lepas kendali
semua seakan tak berarti. Putus asa.

0 komentar:
Posting Komentar