Aktivis
Amatir
Bersorak-sorak dengan tongkat
bendera
Tanpa ia tahu makna dalam dari
itu
Suara yang terus mengecil
karena serak
Panas terik yang membakar
Keringat yang membanjiri dahi
juga raga
Semua ia abaikan demi bendera
Yaa Bendera.. bendera turun
temurun
yang ia warisi dari tetua
sebelum ia terlahir
Di sela perkumpulan terselip
tanya : “Untuk apa? “
Bangsa mengharapkan
keintelektualan logika
Beginikah Transformasi dari
era dulu menuju modern?
Dimana letak perkembangan
menuju arah lebih baik itu?
Beginikah?








0 komentar:
Posting Komentar