Pages

Pages

Senin, 05 Mei 2014

Catatan Kecil- Sebuah mimpi besar



Sebuah mimpi besar

            Aku terlahir dari sebuah mimpi besar. Ya mimpi besar Tuhan tuk melihat makhluk ciptaan-Nya terlahir sebagai insan yang indah yang tidak hanya berbakti kepada yang telah melahirkan dan merawatnya tetapi juga pada Tuhan yang telah menciptakan dan menitipkan roh milik-Nya untuk dimiliki selama kehidupan yang fana ini berlangsung.
            Sebuah mimpi besar itu tidak hanya dimiliki Tuhan, tetapi juga roh yang telah menyatu dalam raga ini yang telah Tuhan pinjamkan kepada setiap insan yang hidup, roh menginginkan dan memimpikan bahkan bermimpi besar untuk dapat mendapat asupan gizi dari kegiatan-kegiatan keagamaan untuk mengisi batin dan rohani yang kosong sehingga dipenuhi dan dihiasi dengan nilai-nilai agama yang menyejukkan dan menenangkan. Tidak hanya roh yang bermimpi besar, raga pun ikut bermimpi besar bahwa setiap jengkal fisik yang tampak dapat dirawat dan dijaga keindahannya, bukan untuk dipamerkan atau diperlihatkan tetapi untuk dijaga dan dirawat sehingga tiada seorang pun yang merusaknya. Kinerja otak dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa dirusak dengan hal-hal yang memutuskan tali hubungan dengan hati nurani yang bersemayam dalam roh sehingga roh dan raga dapat tetap bersatu dan berjalanan beriringan tanpa adanya sebuah pertentangan dan perbedaan, keduanya dapat berbaur sehingga dapat menghasilkan sebuah hasil yang baik.
            Mimpi besarpun dimiliki oleh setiap insan peminjam roh dan raga Tuhan itu bahwa ia menginginkan suatu kebahagiaan yang membuatnya merasa indah menapaki kehidupannya, dan itu terlahir alamiah karena manusia yang terwujud dari roh dan raga itu juga menginginkan bahagia dengan apa yang telah ia miliki sekarang. Hidup.
            Mimpi-mimpi besar pasti dimiliki setiap makhluk hidup yang tercipta dan tidak mungkin tidak ada yang memiliki mimpi besar. Bahkan hewan dan tumbuhan pun sejatinya juga memiliki mimpi besar, tentang bagaimana mewujudkannya itu tergantung bagaimana menyeimbangkan roh dan raga untuk tetap bersatu menuju puncak dimana mimpi besar itu berada. Mimpi besar tidak hanya tentang materi tetapi juga tentang non-materi yang terkadang tidak dipahami dan bahkan di luar logika. Tetapi bukankah banyak sekali hal di luar logika yang sering kita temui, kita lihat dan kita rasakan? Tentang keagungan Tuhan yang tidak kita tahu bagaimana penjelasan logikanya namun dapat kita terima kebenarannya. Indah sekali jika kita telah bersentuhan dengan hal yang tak semua orang bisa menyentuhnya. Dunia Tuhan. Yang hanya insan-insan tertentu yang dapat menjamahnya.
            Mimpi besar. Apakah mimpi besar itu? Entahlah. Semua orang punya persepsi dan pandangan masing-masing, karena setiap orang berdiam di tempat yang berbeda yang secara otomatis penglihatan mereka akan mimpi besar itu juga berbeda. Namun apapun yang terjadi, hiduplah bersama mimpi besar, karena dari sebuah mimpi maka akan terwujud bagaimana rupa dan bentuk kita. Bermimpi besar maka akan menjadikan kita besar, bermimpi kecil maka akan menjadikan kita kecil, semua tergantung pilihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar