Sebuah
mimpi besar
Aku terlahir dari sebuah mimpi
besar. Ya mimpi besar Tuhan tuk melihat makhluk ciptaan-Nya terlahir sebagai
insan yang indah yang tidak hanya berbakti kepada yang telah melahirkan dan
merawatnya tetapi juga pada Tuhan yang telah menciptakan dan menitipkan roh
milik-Nya untuk dimiliki selama kehidupan yang fana ini berlangsung.
Sebuah mimpi besar itu tidak hanya
dimiliki Tuhan, tetapi juga roh yang telah menyatu dalam raga ini yang telah
Tuhan pinjamkan kepada setiap insan yang hidup, roh menginginkan dan memimpikan
bahkan bermimpi besar untuk dapat mendapat asupan gizi dari kegiatan-kegiatan
keagamaan untuk mengisi batin dan rohani yang kosong sehingga dipenuhi dan
dihiasi dengan nilai-nilai agama yang menyejukkan dan menenangkan. Tidak hanya
roh yang bermimpi besar, raga pun ikut bermimpi besar bahwa setiap jengkal
fisik yang tampak dapat dirawat dan dijaga keindahannya, bukan untuk dipamerkan
atau diperlihatkan tetapi untuk dijaga dan dirawat sehingga tiada seorang pun
yang merusaknya. Kinerja otak dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa dirusak
dengan hal-hal yang memutuskan tali hubungan dengan hati nurani yang bersemayam
dalam roh sehingga roh dan raga dapat tetap bersatu dan berjalanan beriringan
tanpa adanya sebuah pertentangan dan perbedaan, keduanya dapat berbaur sehingga
dapat menghasilkan sebuah hasil yang baik.
Mimpi besarpun dimiliki oleh setiap
insan peminjam roh dan raga Tuhan itu bahwa ia menginginkan suatu kebahagiaan
yang membuatnya merasa indah menapaki kehidupannya, dan itu terlahir alamiah
karena manusia yang terwujud dari roh dan raga itu juga menginginkan bahagia
dengan apa yang telah ia miliki sekarang. Hidup.
Mimpi-mimpi besar pasti dimiliki
setiap makhluk hidup yang tercipta dan tidak mungkin tidak ada yang memiliki
mimpi besar. Bahkan hewan dan tumbuhan pun sejatinya juga memiliki mimpi besar,
tentang bagaimana mewujudkannya itu tergantung bagaimana menyeimbangkan roh dan
raga untuk tetap bersatu menuju puncak dimana mimpi besar itu berada. Mimpi
besar tidak hanya tentang materi tetapi juga tentang non-materi yang terkadang
tidak dipahami dan bahkan di luar logika. Tetapi bukankah banyak sekali hal di
luar logika yang sering kita temui, kita lihat dan kita rasakan? Tentang
keagungan Tuhan yang tidak kita tahu bagaimana penjelasan logikanya namun dapat
kita terima kebenarannya. Indah sekali jika kita telah bersentuhan dengan hal
yang tak semua orang bisa menyentuhnya. Dunia Tuhan. Yang hanya insan-insan
tertentu yang dapat menjamahnya.
Mimpi besar. Apakah mimpi besar itu?
Entahlah. Semua orang punya persepsi dan pandangan masing-masing, karena setiap
orang berdiam di tempat yang berbeda yang secara otomatis penglihatan mereka
akan mimpi besar itu juga berbeda. Namun apapun yang terjadi, hiduplah bersama
mimpi besar, karena dari sebuah mimpi maka akan terwujud bagaimana rupa dan
bentuk kita. Bermimpi besar maka akan menjadikan kita besar, bermimpi kecil
maka akan menjadikan kita kecil, semua tergantung pilihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar